Your browser does not support JavaScript!

Kabar Jurnalis

Merdeka Dan Merakyat
no-img
Posted at Februari 14, 2020 | 343 | 0

Pengemudi Ojek Online Aplikasi Ini Minta, Order Jangan Terlalu Lama

Jakarta, kabarjurnalis.com- Menjadi pengemudi ojek online bukan impian  Suryo Priyohutomo (58) yang tinggal di Rusun Marunda, Cilincing, Jakarta Utara sebelumnya.

 

Priyo menjadi pengemudi ojek online karena satu-satunya hanya profesi ini yang bisa ia kerjakan. Mengingat usianya yang kini tidak mudah lagi.

 

“Saya memiliki keluarga yang harus dihidupi dan tanggung jawab itu kepada anak-anak yang masih bersekolah di bangku SLA,” kata Priyo di Jakarta, Jumat (14/2/2020).

 

Priyo mengaku, targetnya ia bisa menyelesaikan sekolah anak-anaknya dan ingin menjadi driver Go- Box.

 

Ojek online atau Ojol sekarang ini agak sepi, kata dia sehari dapat orderan 3 kali saja sudah bagus, apalagi lebih.

 

“Kadang kalau jemputan pemesan order jaraknya agak jauh, saya selalu hubungi pemesannya, mau tunggu atau tidak,” kata Priyo.

 

Kalau bilang ditunggu, lanjut Priyo maka kita bergerak menuju pemesan order.

 

Tetapi sering juga ketika pemesan bilang saya tunggu bapak datang ya, tetapi ketika sampai di lokasi sang pemesan, justru orderan pesanan itu di Canceled (dibatalkan).

 

Padahal pemesan order sebelumnya sudah di beri info, agar sabar menunggu kita sedang melakukan penjemputan.

 

“Itu loh yang terjadi, kita yang mesti mengalah,” ujar Priyo.

 

Tetapi memang tidak bisa juga disalahkan para pemesan order, kata Priyo karena kadang petunjuk arah lokasi di Google Map pengemudi Ojol seperti tidak bergerak menuju pemesan order.

 

Padahal pengemudi Ojol itu sudah bergerak menuju pemesan order yang cepat-cepat ingin di jemput.

 

Nah kadang itu yang menjadi kendala di kita-kita pengemudi Ojol, lanjut Priyo padahal kita ini sudah bergerak menuju lokasi pemesan order.

 

Sementara ketika ditanya, suka dukanya menjadi pengemudi ojek online aplikasi Go-Jek, Suryo mengaku Sukanya kalau di berikan orderan terus dari perusahaan aplikasi.

 

“Karena kalau hanya hujan itu hal biasa, kita jalan terus. Tetapi masalahnya kalau dapat orderan  menunggunya cukup lama,” pungkas pria yang sebelumnya pernah bekerja di pengeboran minyak itu.

 

SHARE ARTIKEL
KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - kabarjurnalis.Com | All right reserved.
Template by Gaswad