Your browser does not support JavaScript!

Kabar Jurnalis

Merdeka Dan Merakyat
no-img
Posted at Februari 20, 2020 | 243 | 0

Limbah Kulit Kerang Di Kalibaru Mau Di Apakan

Jakarta, kabarjurnalis.com- Limbah kulit kerang di Kalibaru, Cilincing menjadi problem pencemaran laut selama puluhan tahun.

 

Dinas Potensi Maritim (Dispotmar) TNI Angkatan Laut berencana akan mengolah limbah kulit kerang dengan menjadikan batako dan conblok.

 

“Kulit-kulit kerang itu menjadi sampah dan menjadi masalah bagi warga masyarakat Kalibaru” kata Durma yang bertugas di Lantamal 3 TNI AL di Jakarta, Kamis (20/2/2020).

 

Melalui program wilayah kemaritiman, kata dia pengolahan limbah kerang di Kalibaru, Cilincing ini menjadi prioritas sangat menonjol dalam Karya Bakti TNI-AL.

 

“Limbah kerang akan di jadikan batako dan conblok,” ujarnya.

 

Limbah kulit kerang di Kalibaru, jelasnya Satu hari di perkirakan bisa 1 mobil tronton (Kontainer) atau sekitar 8 ton, baik kulit kerang hijau ataupun kulit kerang putih.

 

Karena itu dari pada limbah kerang di buang ke laut dan menjadi pencemaran air laut, lanjut Durma lebih baik di jadikan nilai ekonomis untuk penataan dan pendidikan melalui pembinaan wilayah atau Karya Bakti TNI-AL.

 

Program pengolahan limbah, hasilnya tidak hanya untuk nelayan saja tetapi juga untuk sektor pendidikan seperti sosialisasi hindari narkoba dan tawuran.

 

Karya Bakti dalam pelaksanaan akan menggandeng warga, karang taruna, RT, RW, Kelurahan dan Kecamatan setempat.

 

Kegiatan karya bakti ditargetkan bermanfaat bagi warga masyarakat Kalibaru, karena karya bakti untuk membantu pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

 

Karya Bakti akan menggunakan TPS-TPS agar limbah sampah tersebut tidak di buang di TPA Bantar Gebang.

 

Masalah tehnis, terang Durma kita juga menggandeng perusahaan penghancur limbah kulit-kulit kerang.

 

Seperti perusahaan milik Dama Atmaja yang akrab di sapa orang Adam yang ahli dalam mengelola masalah limbah.

 

Sementara itu, ketika ditanya kapan program karya bakti pengolahan limbah kulit kerang mulai dilaksanakan, Durma mengaku Ia belum tahu pelaksanaannya, tetapi dirinya sangat mendukung pelaksanaannya nanti.

 

“Saya tidak bisa berbuat apa-apa tanpa di bantu bapak Adam,” pungkasnya.
SHARE ARTIKEL
KOMENTAR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Copyright 2020 - kabarjurnalis.Com | All right reserved.
Template by Gaswad